Latest post
Tampilkan postingan dengan label Gizi dan nutrisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gizi dan nutrisi. Tampilkan semua postingan

Cara Menurunkan Kolesterol dalam Tubuh

Tingkat kolesterol yang tinggi dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, termasuk serangan jantung yang dapat berakibat fatal. Serangan jantung bisa diakibatkan oleh berbagai daktor, tapi menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung.

Kadar kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan pengerasan pada pembulum arteri. Berkurangnya aliran darah ke jantung dapat menyebabkan rasa sakit di dada dan bahkan serangan jantung. Menurunkan penyebab kemungkinan pengerasan atau pengerasan atau penyumbatan pembuluh arteri dapat menjaga kesehatan jantung.

Cara Menurunkan Kolesterol dalam Tubuh
Menurunkan kadar kolesterol yang tinggi tidak harus menggunakan obat. Ada cara alami yang dapat menurunkan koesterol. Dengan mengbah gaya hidup dan kebiasaan makan, seseorang dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuhnya. Berikut beberapa cara menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

1. Ubah pola makan
Terlalu banyak memakan makanan berlemak dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh dan dapat menyebabkan kegemukan. Oeh karena itu, mengurangi makan makanan berlemak, khususnya lemak trans merupakan hal yang baik untuk mengurangi kegemukan. Makanan seperti sayur-sayuran dan buah-buahan merupakan makanan yang baik untuk diet.

Makanan yang mengandung vitamin E dapat mengurangi pembentukan emak di dalam arteri. Selain itu, mineral kromium ternyata berfungsi untuk mempertahankan kadar gula dalam darah yang mana dapat membantu mengontrol kadar kolesterol.

2. Ubah gaya hidup
Mengubah gaya hidup juga sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Kebiasaan merokok dapat meningkatkan peluang untuk mendapatkan kadar kolesterol yang tinggi. Oleh karena itu, mengentikan kebiasaan merokok dapat menurunkan risiko mendapatkan kadar kolesterol yang tinggi. Selain itu, berhenti merokok juga dapat mengurangi risiko terkena gangguan kesehatan lainnya. Berhenti merokok dapat menjaga kesehatan jantung. Selain menghentikan kebiasaan merokok, olahraga merupakan aktivitas yang baik untuk menjaga kesehatan jantung.

Kadar kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Mengubah kebiasaan hidup seperti berhenti merokok, memakan makanan yang sehat dan berolahraga dapat menjaga kesehatan jantung. Meskipun kadar kolesterol yang tinggi sangat membahayakan bagi kesehatan, hal itu dapat diatasi dengan mudah.

Obat alami Cantengan infeksi kuku

Buah durian selain enak dimakan, bagian dari durian juga mempunyai fungsi untuk obat alami.

Nilai khasiat per 100 g (sumber: USDA Nutrient database)
karbohidrat = 27.09 g
- serat pangan 3.8 g
lemak = 5.33 g
air = 65 g
vitamin = 19.7 mg (33%)
kalium = 436 mg (9%)
Durian banyak mengandung vitamin B1, B2, C, kalium, kalsium dan fosfor.

Berikut fungsi dari bagian buah durian, tapi cara lebih detilnya saya juga belum begitu tahu. Jadi kalau anda ada info caranya silahkan share di komentar.

Daun pohon durian dicampur dengan jeringau (sejenis rumput yg tinggi dan tumbuh ditanah basah dalam bahasa jawa disebut dlingo) bisa untuk menyembuhkan cantengan atau infeksi pada kuku.

Kulit buah durian untuk obat ruam pada kulit (sakit kurap) dan susah buang air besar (sembelit).
Kulitnya bisa juga dibakar dan abunya digunakan untuk melancarkan haid dan menggugurkan kandungan.

Abu dari bakaran kulit durian tersebut juga bisa direndam, fungsinya sebagai campuran pewarna alami.

Ok itu info yang saya dapat dari wikipedia.org, saya sendiri belum pernah coba. Jadi anda bisa coba sendiri nanti.

Cantengan atau infeksi pada kuku tidak hanya membuat anda merasa sakit bukan kepalang tapi juga penyakit yang akan merendahkan derajat anda didepan umum. Betapa tidak selain tidak sedap dipandang mata, baunya pun akan tersebar kemana-mana sehingga orang sekitar anda akan menjauhi.

Jadi sebelum itu terjadi ada baiknya ikuti tips berikut ini :
1. Selalu jaga kebersihan kuku
2. Hindari kuku sering kena air (lembab), jika terjadi usahakan selalu dikeringkan.
3. Jika memotong kuku, jangan terlalu pendek di pinggirnya dan usahakan selalu dikikir dengan pengikir di alat potong kuku tersebut. Inilah yang sering dilupakan orang sehingga pinggiran kuku jadi tajam dan menusuk daging lalu luka, lembab dan kotor maka masuklah kuman-kuman. jika sudah begitu kuku tidak mau tumbuh merapat lagi (renggang).

Oh ya jika anda punya info tentang fungsi buah durian atau juga obat cantengan bisa di share di komentar.

Salam sehat..

Gizi dan Nutrisi

Jus Buah Vs Buah Potong

Mengkonsumsi jus buah adalah cara untuk membersihkan dan memulihkan sistem tubuh. Dengan cara ini, tubuh lebih mudah mencerna sari buah atau sayuran tersebut. Dalam bentuk jus pula, buah yang dikonsumsi bisa jauh lebih banyak dan bisa dikonsumsi dengan waktu yang relatif lebih cepat.

Tapi apakah artinya, jus buah itu lebih baik? Ternyata tidak juga. Makan buah potong ternyata sama baiknya. Malahan hasil serat yang diperlukan oleh tubuh akan lebih banyak diperoleh jika buah tersebut dikunyah terlebih dahulu. Kadang jika jus dibuat terlalu encer, enzim pencernaan tidak terpicu dengan baik untuk melakukan tugasnya.

Karena itu, jika anda suka memakan buah tanpa dijus, teruskan saja kebiasaan itu, dengan beberapa hal yang harus dicermati:

- Pilihlah buah yang matang sempurna (tidak mentah atau terlalu matang) sebelum dijadikan buah potong.

- Habiskan buah potong anda pelan-pelan, jangan langsung makan banyak dalam jangka waktu cepat. Dengan begitu anda memberi kesempatan tubuh untuk mencernanya dengan sempurna.

- Makanlah buah potong 1 jam sebelum makan atau 1 jam sesudah makan.

- Tidak semua buah disarankan dijadikan kudapan buah potong. Walaupun sehat, mengudap pisang dan alpukat sebaiknya dibatasi, karena kalorinya cukup tinggi. Durian, nangka, dan cempedak juga termasuk buah yang banyak mengandung kalori sehingga disarankan tidak dijadikan kudapan.

Tapi bagi anda yang suka mengkonsumsi jus buah, ada beberapa hal juga yang harus dicermati:

- Dalam membuat jus buah atau jus sayuran, tidak dianjurkan untuk memblender terlalu halus. Sebaiknya justru agak kasar agar maksimal fungsinya bagi tubuh.

- Konsumsi jus buah harus disesuaikan dengan keadaan tubuh. Contoh: orang yang menderita gangguan metabolisme tidak dianjurkan mengkonsumsi jus jeruk dan jus tomat karena keduanya memiliki pengaruh sangat besar dalam mengasamkan pH darah, sehingga akan mengganggu keseimbangan asam basa tubuh, yang selanjutnya akan mengganggu proses detoksifikasi alami yang ada.

- Konsumsi jus terbaik adalah segeran diminum setelah dibuat, tidak ditunggu atau dibiarkan terlalu lama, karena akan terjadi proses oksidasi yang bisa memecah dan merusak kandungan enzim dan vitamin didalamnya.

- Harus mengetahui jumlah jus buah yang baik bagi tubuh. Contohnya, jus apel aman diminum satu gelas bahkan lebih, sedang jus mengkudu hanya setengah sloki saja.

Jadi ternyata, baik jus buah maupun buah potong memiliki kebaikannya masing-masing. Kini tergantung selera penikmatnya, yaitu anda. Have a fruity day!

Tanaman Yang Dulu Dihina

Masyarakat kuno Jepang mengenal bawang putih sebagai hiu. Pada abad keenam, nama itu diganti dengan ninniku. Kata pengganti tersebut bermakna "sabar menerima penghinaan". Tak ada penjelasan pasti soal penggantian tersebut. Namun, ada dugaan kuat: kata ninniku digunakan berkaitan dengan aroma menyengat dari napas dan keringat seseorang yang mengonsumsi bawang putih.

Saat itu, bawang putih memang telah dimanfaatkan sebagai obat. Hanya, khasiatnya yang paling ngetop adalah meningkatkan gairah seks. Karena itu, seseorang yang tubuhnya meruapkan bau khas bawang putih mesti menerima cemoohan sebagai "pecandu seks".

Namun, reputasi jelek itu kini tinggal kenangan. Pada perkembangannya, bawang putih perlahan-lahan mulai menggapai "posisi terhormat" sebagai salah satu tanaman obat yang berguna dalam mengusir sejumlah jenis penyakit.

Kendati demikian, riset ilmiah soal kandungan dan manfaat medis bawang putih baru dimulai pada penghujung abad ke-19. PW Semmler, seorang ilmuwan Jerman, merupakan orang pertama yang melakukannya. Yang unik, pintu masuk penelitiannya adalah mencari penjelasan soal bau tajam yang dikeluarkan tanaman bernama latin Allium sativum itu.

Dari penelitiannya, Semmler menyimpulkan, bau tajam bawang putih muncul karena dialil disulfida. Sebagai kesimpulan lanjutan, Semmler menyatakan bahwa diasil disulfida merupakan zat aktif utama dalam bawang putih.

Pada 1944, CV Cavallito juga melakukan penelitian demi menemukan asal-muasal khasiat bawang putih bagi kesehatan. Sesudahnya, ia mengumumkan bahwa Alisin adalah zat aktif utama dalam bawang putih dan penghasil bau menyengat di bawang putih. Tapi, kabar terpenting: Alisin merupakan zat yang amat ampuh sebagai antibiotik.

Cavallito menyatakan, saking ampuhnya, jika satu bagian dipecah sampai 85 ribu bagian, kemanjuran Alisin sebagai antibiotik tak berkurang. Kandungan lain pada bawang putih adalah germanium. Fungsi zat ini adalah membantu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit.

Jadi, apa saja kegunaan bawang putih? Pertama, meningkatkan stamina. Tadashi Watanabe, seorang sarjana biologi Jepang, pernah melakukan riset soal ini dengan menggunakan tikus. Para tikus itu dibagi dua. Kelompok pertama, diberikan makanan biasa. Kelompok kedua, diberikan makanan yang kaya dengan bawang putih.

Setelah beberapa waktu, kedua kelompok tikus itu dicemplungkan ke sebuah kolam. Watanabe menemukan, tikus-tikus dari kelompok kedua sanggup berenang lebih jauh ketimbang tikus-tikus dari kelompok pertama.

Kedua, ya seperti riwayat di atas: menambah gairah seksual. Dari sejumlah penelitian, ditemukan fakta bahwa Alisin memang mampu merangsang pusat saraf penis dan menolong seorang pria untuk mempertahankan ereksi.

Ketiga, ampuh melawan flu. Lazimnya, dengan istirahat dan mengonsumsi makanan bergizi, flu bisa lenyap. Namun, adakalanya ditemui juga flu yang "membandel": sudah beristirahat dan menjaga asupan gizi, eh tak juga mau pergi. Di sini, bawang putih bisa membantu. Penjelasan logisnya adalah lantaran bawang putih mengandung germanium.

Keempat, berguna meminimalkan risiko kanker. Khususnya, kanker lambung dan usus besar. Sebuah penelitian yang dilakukan tim University of Minnesota, Amerika Serikat, menyimpulkan, peluang terserang kanker turun 50% pada wanita usia lanjut yang rutin mengonsumsi bawang putih. Sementara, sel-sel kanker prostat ternyata hanya tumbuh seperempat kecepatan normal bila penderitanya mengonsumsi bawang putih.

Di luar empat manfaat tersebut, masih ada sederet kegunaan bawang putih. Yaitu, menghilangkan insomnia, membantu pengobatan TBC, mengurangi sembelit, mengontrol gejala diabetes, melangsingkan tubuh, meringankan reumatik, serta mengurangi gangguan di masa menopause.

Lantas, bagaimana cara praktis dan efektif dalam mengonsumsi bawang putih? Ada aneka cara. Misalnya, memotong-motongnya atau mencampurkannya dalam makanan. Sebuah sumber menyatakan, memakannya mentah-mentah adalah cara yang paling baik.

Cuma, jika Anda memakannya mentah-mentah, ada dua reaksi negatif yang mungkin muncul. Pertama, bisa membakar jaringan dalam mulut karena semburan panasnya. Kedua, terutama buat orang yang perutnya rentan, bawang putih bisa mengganggu pencernaan dan juga menimbulkan rasa panas di perut.

Di buku ‘Penyembuhan Dengan Terapi Bawang Putih', Watanabe memberikan kiat agar orang yang perutnya rentan tak ketar-ketir saat menyantap bawang putih. Yaitu, bawang putih dicampurkan dengan kuning telur. Lantas, campuran itu digoreng sampai kering seperti saat membikin telur dadar.

Secara prinsip, jika Anda tak sanggup mengonsumsi bawang putih tanpa diolah terlebih dahulu, sebenarnya bukan problem. Karena, misalnya, bawang putih yang digoreng dan disantap di dalam gulai atau soto tetap berkhasiat. Bawang putih yang diolah dengan cuka menjadi acar pun tak terganggu khasiatnya. Namun, jangan pernah membekukan bawang putih. Sebab, tindakan tersebut bakal merontokkan susunan sel-selnya. Jika sekadar menaruh bawang putih di lemari es, khasiatnya bisa dipastikan masih aman tersimpan.

Terakhir, perlu dicatat bahwa ada sejumlah orang yang enggan mengonsumsi bawang putih karena bau menyengat yang dihasilkannya. Nah, untuk mengusir napas yang berbau tak sedap, menyikat gigi bisa ditempuh sebagai solusi. Ada jalan keluar lain: menenggak teh, susu, atau kopi seusai memakan bawang putih. Sementara, untuk melenyapkan aroma keringat yang menjalar, ya Anda bisa menggunakan deodoran. Bahkan, jika perlu ditambah dengan semprotan parfum. Bagaimana?


Manfaat Pepaya Bagi Sperma Dan Cegah Kanker

Pepaya kaya akan vitamin C dan merupakan sumber antioksidan yang baik. Kandungan serat di dalamnya juga halus, sehingga baik dikonsumsi oleh kalangan balita sampai usia lanjut. Pohon pepaya aslinya berasal dari Meksiko Selatan. Tingginya dapat mencapai ±10 meter dan buahnya dapat dinikmati kapan saja. Tanaman pepaya kini telah meluas, khususnya di negara tropis.

Dalam pengobatan tradisional Cina, pepaya dikenal dapat mengatasi gangguan pencernaan. Buah yang tak mengenal musim ini dapat menghilangkan cacing usus. Pepaya masak dapat digunakan untuk penyembuhan disentri, rematik dan yang bermasalah dengan produksi lendir.

Yayasan Kanker Internasional pada tahun 1997 melaporkan tentang manfaat vitamin C dan karoten, yang banyak terdapat dalam pepaya, untuk membantu mencegah kanker. Muncul anjuran diet makanan yang mengandung vitamin C dan karotenoid untuk mencegah kanker paru-paru. Cara ini juga kemungkinan dapat melawan kanker kolon, pankreas, kandung kemih dan payudara, serta mengurangi radikal bebas yang merupakan pencetus kanker.

Rokok merupakan ikatan oksidan yang dapat dilawan dengan antioksidan. Untuk perokok sebaiknya tingkatkan konsumsi vitamin C untuk menyamai kadar vitamin C bagi yang bukan perokok. Vitamin C sangat esensial untuk pembentukan sperma. Kekurangan vitamin C pada lelaki akan dapat menghambat dalam memperoleh keturunan. Perbaikan untuk hal ini memerlukan waktu satu bulan dengan meningkatkan konsumsi vitamin C sebanyak 500 miligram. Kualitas dan kuantitas sperma serta aktivitasnya dapat ditingkatkan dengan menambah konsumsi vitamin C.

Vitamin C juga dapat mengurangi risiko katarak, memperkuat dinding kapiler darah dan mengurangi risiko penyakit jantung. Para peneliti percaya bahwa vitamin C juga dapat menghambat penuaan dengan memperbarui sel darah putih. Pepaya sangat tepat diberikan kepada kaum lanjut usia karena mudah dinikmati dan dicerna. Perlu diperhatikan agar jangan mencampur pepaya untuk masakan jeli dan agar-agar telur karena enzim papain yang ada dalam pepaya akan merusak protein dan agar-agar telur.

Nutrisi ( anti oksidan dalam pizza )

Ada Antioksidan Dalam Piza
Di balik kelezatannya, piza dianggap sebagai salah satu penyebab penyakit degeneratif. Padahal, anggapan negatif itu dapat dihilangkan bila kita mengonsumsinya secara benar. Piza juga kaya zat gizi dan antioksidan.Ketika fast food (makanan cepat saji) muncul menjadi suatu ikon dari era modernisasi, piza pun tak ketinggalan meramaikan persaingan jenis makanan itu di Indonesia. Roti bundar ini tak jarang menjadi pilihan sebagai makanan yang mengenyangkan ataupun sekadar pelengkap saat ngobrol santai pada masyarakat perkotaan. Piza memang memberikan banyak variasi rasa yang membuat jutaan konsumen selalu tergiur untuk menikmatinya.

DI negara asalnya, Italia, piza dinikmati oleh penduduknya sebagai makanan harian, seperti halnya makanan pasta lain, yaitu spageti, lasagna, dan makaroni. Keberadaan piza di Italia begitu populer, sehingga ribuan orang menikmatinya setiap hari.Demikian populernya sehingga piza pun mulai dinikmati di negara-negara Eropa lainnya, yang kemudian menyebar ke Amerika.
Keranjingan piza tidak hanya terjadi di belahan dunia Barat, tetapi juga sudah mewabah ke belahan Timur, termasuk di Indonesia.Banyak yang berpendapat bahwa makanan cepat saji tergolong sebagai makanan kurang sehat. Hal tersebut tidaklah benar karena sesungguhnya tidak ada makanan yang buruk (bad food). Semua makanan pada dasarnya adalah baik, tergantung pada bagaimana cara kita mengonsumsinya. Sepanjang dikonsumsi dengan penuh pertimbangan dan tidak menyimpang dari konsep gizi seimbang, apa pun jenis makanan akan selalu bermanfaat baik bagi tubuh.
Perjalanan Panjang Sejarah makanan bundar ini memang tidaklah singkat, perjalanannya sudah dimulai sejak zaman Yunani Kuno, yaitu ketika bangsa tersebut terbiasa memakan panggangan adonan roti datar yang diberi topping. Adonan panggang ini disebut plankuntos, yang dipercaya merupakan tradisi turunan dari masa Babilonia.Pada abad ke-16, bangsa Spanyol memperkenalkan tomat dari Meksiko dan Peru kepada bangsa Italia. Sejak saat itu penggunaan tomat sebagai bahan topping pun dimulai. Keju mozarella yang sudah dimulai pembuatannya dari abad ke-7 oleh bangsa Indian, kemudian mulai dipakai sebagai topping pada abad ke-18 di Italia.
Perkembangan piza yang paling pesat terjadi di daerah Naples, Italia. Piza menjadi suatu ikon fast food pada zaman abad ke-19. Awalnya piza merupakan masakan rumahan, yang akhirnya berkembang luas setelah penggunaan oven mulai populer.Awalnya piza hanyalah makanan rakyat biasa yang tidak diakui oleh kaum aristokrat ataupun para bangsawan. Namun, hal ini berubah sejak tahun 1889, ketika seseorang yang bernama Rafaele Esposito berhasil membuat piza untuk Raja Umberto I dan Ratu Margherita yang berkunjung ke toko piza yang dikelolanya. Sejak saat itulah piza mulai menarik perhatian kaum aristokrat, sehingga menjadi kian populer.Sampai saat ini piza dengan sebutan piza Margherita ini masih menjadi salah satu jenis piza yang digemari penduduk dunia menandingi piza Neapolitan, yang terkenal karena menggunakan bahan-bahan segar alami.Piza mulai menjadi komersial ketika pizzeria (restoran piza) pertama kali muncul di tahun 1830, yaitu Antica Pizzeria Port'Alba. Daya tarik dari pizzeria ini adalah hangatnya udara di dalam ruangan yang berasal dari penggunaan oven di dapur.

Daya tarik lainnya berasal dari atraksi para pembuat piza (disebut pizzaioli) dalam membuat adonan dan memasak piza.Masuknya piza ke Amerika Serikat dipelopori oleh seorang imigran Italia bernama Gennaro Lombardi. Ia memulai usaha pizzeria pertama kali di New York pada tahun 1895.
Pada era modern ini piza sudah ada di seluruh belahan dunia, bahkan di setiap negara memiliki restoran piza dengan keunikan tersendiri. Budaya di tiap negara memengaruhi perkembangan resep piza, sehingga keunikannya semakin beragam. Makanan yang Padat GiziPiza merupakan sebuah roti yang dipanggang di oven dengan bentuk bulat yang permukaan atasnya dilapisi saus tomat dan keju dengan tambahan topping beragam. Jenis topping yang digunakan antara lain berupa sayuran, daging, seafood, jamur, dan berbagai macam bumbu tambahan.Adonan roti digunakan untuk membuat piza tawar (plain pizza). Terkadang ke dalam adonan tersebut sering ditambahkan mentega, bawang, ataupun rempah-rempah untuk memperkaya cita rasanya.

Variasi lainnya adalah piza yang tidak menggunakan saus tomat. Piza seperti ini biasanya berwarna putih, sehingga dijuluki white pizza. Terkadang untuk menggantikan peran saus tomat digunakan saus yang terbuat dari bayam ataupun bawang.Piza yang baru saja keluar dari oven memang hangat dan lezat untuk segera disantap. Piza menjadi menu favorit untuk makan siang ataupun makan malam.
Namun, tak jarang orang menyantap piza sekadar untuk mengganjal perut sebagai snack teman berbagi cerita dan ngobrol.Secara umum, kandungan gizi piza dipengaruhi oleh adonan roti dasarnya, yang familiar disebut crust. Hampir 90 persen kandungan piza berupa adonan crust. Kandungan topping di atasnya bervariasi tergantung jenis. Hal tersebutlah yang menyebabkan komposisi gizi piza sangat beragam satu sama lain. Salah satu contoh kandungan gizi piza dapat dilihat pada tabel.

Tabel Komposisi Zat Gizi Piza per 100 gram
Zat gizi
Kadar
Zat gizi
Kadar
Energi (kkal)
255
Vitamin C (mg)
2,30
Protein (g)
14,3
Thiamin (mg)
0,19
Karbohidrat (g)
27,9
Riboflavin (mg)
0,33
Kalsium (mg)
91
Niasin (mg)
4,29
Besi (mg)
1,32
Vitamin B6 (mg)
0,08
Magnesium (mg)
12
Folat (mg)
0,033
Fosfor (mg)
106
Vitamin B12
0,0026
Kalium
215
Retinol (mg)
0,065
Natrium (mg)
376
Total Lemak (g)
9,80
Seng (mg)
0,73
Kolesterol (mg)
20
Tembaga (mg)
0,09
Lemak jenuh (g)
3,15
Mangan (mg)
0,14
Lemak tak jenuh (g)
4,42
Selenium (mg)
18,40
Lemak tak jenuh ganda (g)
1,64sumber:
www.answers.com



Dari 100 gram piza akan diperoleh 255 kkal energi; 27,9 g karbohidrat; 14,3 g protein; serta 9,8 g lemak total. Komposisi lemak pads 100 gram piza terdiri dari 3,15 g lemak jenuh; 4,42 g lemak tak jenuh tunggal; serta 1,64 g lemak tak jenuh ganda. Sumber karbohidrat utama pada piza adalah tepung, sedangkan proteinnya berasal dari daging atau seafood. Sumber utama lemak pada piza adalah keju.Kandungan karbohidratnya yang cukup tinggi memungkinkan piza dapat digunakan sebagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat harian kita, selain nasi dan mi. Tambahan berbagai topping di atasnya membuat piza menjadi semakin bervariasi dengan kandungan gizi yang juga semakin beragam.Mineral yang banyak terkandung pada piza adalah kalsium, besi, magnesium, fosfor, kalium, natrlum, seng, tembaga, dan mangan.

Sementara vitamin yang cukup banyak terkandung pada pica adalah vitamin A, C, B1, B2, B6, B12, niacin, dan asam folat.Populernya piza membuat restoran piza bertebaran di penjuru kota di berbagai negara. Awalnya restoran piza (yang disebut pizzeria) hanya muncul di Italia. Perkembangan pizzeria di AS dan Kanada mulai melesat ketika pizza parlor mulai menjadi bisnis yang diperhitungkan.Saat ini, di supermarket pun piza dengan mudah dapat diperoleh, yaitu dalam bentuk beku (frozen pizza). Frozen pizza disukai karena praktis.

Cara memasaknya sangat mudah, yaltu cukup menghangatkan frozen pizza di microwave selama beberapa menit saja. Kalau tidak mau capek, kita dapat memesan piza melalui telepon, dan piza akan datang hanya dalam hitungan menit. Keju Khusus untuk VegetarianRagam piza umumnya berkisar dari pilihan bahan dan resep yang digunakan. Bahan tambahan yang biasa menjadi variasi antara lain ikan, telur, daging domba, ayam, kerang, nanas, pisang, kelapa, sawi asin, terung, dan kimchi. Penyiapan daging pun dilakukan dengan berbagai cara seperti moroccan lamb, shawarma atau chicken tikka masala tradisi India. Bumbu pelengkap pun terkadang diberikan tambahan bumbu khas daerah tertentu, misalnya bumbu kari dan sambal manis ala Thailand.Piza untuk para vegetarian pun dibuat dengan keju khusus dan variasi sayur-mayur di atasnya. Kreasi piza untuk sarapan pagi biasanya dipadukan dengan topping telur dadar (scrambled egg). Bila ingin menikmati berbagai topping yang menarik, disarankan untuk menikmati piza jenis supreme yang memiliki crust tipis dengan topping beragam dan banyak.Bagaimana dengan piza di Indonesia? Piza di Indonesia disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia. Di negara Italia, piza umumnya memiliki dasar roti yang tipis dengan saus tomat yang asam.

Di Indonesia lebih disukai piza dengan adonan roti tebal karena dapat mengenyangkan. Dengan demikian, di Indonesia piza dapat digunakan sebagai pengganti nasi untuk makan siang ataupun makan malam. Untuk saus pelengkapnya, umumnya digunakan saus yang lebih manis.Keunikan lainnya adalah mulai maraknya ketenaran Sicillian pizza di Indonesia, yaitu piza segi empat dengan porsi cukup besar. Topping piza ini pun bermacam-macam, tetapi biasanya terdiri dari berbagai jenis daging yang cukup mengenyangkan.Supaya Terhindar dari Efek NegatifTidak jarang orang menghindari konsumsi piza karena takut akan efek negatifnya seperti menyebabkan kegemukan, obesitas, kolesterol tinggi, atau hipertensi. Benarkah?Anggapan negatif tersebut telah mendorong Jayne G. Hurley, seorang pakar gizi dari Center for Science in the Public Interest (CSPI) di Amerika Serikat melakukan penelitian tentang efek piza terhadap kesehatan. Sebanyak 15 jenis piza dari 36 toko yang ada di kota Washington, Chicago, dan Los Angeles, dipilih sebagai contoh.Dari hasil penelitian Jayne diketahui bahwa setiap porsi piza dengan keju tawar mengandung 600 kkal energi dan 25 gram lemak.

Di dalam lemak tersebut terkandung 10 gram lemak jenuh.Jumlah total lemak tersebut mencukupi setengah dari kebutuhan lemak per hari. Jenis piza dengan topping daging mengandung 420 kkal energi dan 21 gram lemak. Jenis piza dengan keju di dalam crust mengandung energi lebih dari 800 kkal.Bagaimana cara kita menyiasati konsumsi piza tanpa khawatir akan dampaknya terhadap kesehatan? CSPI telah memberikan beberapa tip, antara lain:(1) usahakan untuk memilih piza dengan topping beragam sayur dan mengandung keju seminimal mungkin, (2) imbangi konsumsi piza dengan menu sehat lainnya seperti salad ataupun sup.Kita tidak perlu menjadi antipati terhadap piza karena tim peneliti di University of Maryland, AS, telah menemukan resep membuat piza yang lebih menyehatkan. Tim peneliti yang dipimpin oleh Jeffrey Moore melakukan penelitian dengan memasak dua macam adonan piza. Yang membedakan kedua jenis piza ini adalah jenis tepung gandum dan lama waktu pemanggangan. Variasi lama waktu berkisar antara 7-14 menit. Pemanggangan kedua piza berlangsung pada suhu sekitar 204-285 derajat Celsius.Dari hasil penelitian Moore terbukti bahwa kadar antioksidan dari adonan piza akan meningkat sebesar 60 persen bila dimasak lebih lama. Peningkatan sebesar 82 persen terjadi apabila piza dimasak pada suhu yang lebih tinggi.

Umumnya adonan piza mengalami proses fermentasi sekitar 18 jam. Peningkatan waktu fermentasi adonan hingga 48 jam ternyata dapat meningkatkan kandungan antioksidan pada piza. Semakin lama waktu fermentasi, proses reaksi kimia oleh khamir pada adonan tepung berlangsung lebih sempurna, sehingga antioksidan yang dihasilkan lebih maksimal.Antioksidan sesungguhnya adalah suatu bahan kimia yang dapat melindungi sel serta jaringan tubuh terhadap kerusakan, khususnya akibat proses oksidasi tak terkendali dari serangan radikal bebas. Proses oksidasi berlebih dan tak terkendali biasanya membuat sel dapat bermutasi dan dikenal dengan sebutan sel kanker. Sel kanker ini bersifat liar dan dapat memakan sel-sel sehat lainnya, sehingga tubuh kita kehilangan sel penyusun jaringan yang sehat. Tentu saja dampak jangka panjangnya adalah penyusutan kesehatan tubuh.Peran antioksidan sangatlah diperlukan untuk menjaga agar sel tubuh kita tetap prima dan terlindungi dari kerusakan. Kita juga dapat mengonsumsi antioksidan dari bahan-bahan alarm seperti asam askorbat (vitamin C) yang terkandung dalam buah-buahan seperti jeruk, bluberi, dan stroberi.Konsumsi suplemen vitamin C pun cukup membantu.

Antioksidan memegang peran penting dalam menurunkan risiko terkena penyakit berat seperti penyakit jantung dan kanker. Jacqui Lowdon, seorang ahli gizi dari Asosiasi Dietetik Inggris, menganjurkan untuk mengonsumsi lima porsi buah dan sayuran setiap harinya agar kita mendapatkan antioksidan yang setara untuk mengimbangi kandungan lemak yang cukup tinggi dalam piza. Oleh:Prof. DR. Made AstawanAhli Teknologi Pangan dan Gizi
Sumber: Senior
 
Nice Blog : Creating Website | Template | Mas boim Template
Copyright © 2013. MAS BOIM - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger