Latest post
Tampilkan postingan dengan label Mimisan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mimisan. Tampilkan semua postingan

Cara Menangani Mimisan Pada Anak

KOMPAS.com - Sebanyak 90 persen mimisan berhenti dengan sendirinya, sedangkan 10 persen memerlukan tindakan khusus.

Asal tidak terlambat mendapatkan penanganan, komplikasi berat dapat dihindari seperti syok hingga tak sadarkan diri, atau anak sampai mengalami anemia atau turunnya tekanan darah secara drastis.

Dokter spesialis anak dari RS Awal Bros Tangerang, Dr Robert Soetandio, SpA, MSi, Med, menyebutkan sejumlah tahapan pertolongan pertama pada anak yang mengalami mimisan sebagai berikut:

1. Dudukkan anak, agar hidung lebih tinggi dari jantung. Jangan tidur telentang sebab aliran darah ke hidung bertambah deras dan darah dapat tertelan ke belakang.
2. Bungkukkan badannya ke depan sedikit, lalu beri instruksi agar bernafas dari mulut.
3. Tekan cuping hidung selama kurang lebih lima menit.
4. Pada hidung anak bisa diberikan kompres dingin untuk memperlambat aliran darah ke hidung.
5. Bila setelah lima menit mimisan belum berhenti, tekan lagi cuping hidung selama 10 menit.
6. Jika masih tetap berdarah, bawalah anak ke rumah sakit terdekat.
7. Jangan lupa, akan lebih baik setelah melakukan pertolongan pertama, segera konsultasikan kondisi ini pada dokter.

(Tabloid Nakita/Gazali Solahuddin)

Anak Sering Mimisan, Berbahayakah?

Kompas.com
TANYA:
Saya mempunyai anak laki-laki yang berumur 6 tahun. Akhir-akhir ini hidungnya sering mengeluarkan darah ketika baru bangun tidur , terlebih saat kena panas. Mohon penjelasannya dok, apakah kondisi tersebut berbahaya?

Atiek Rosiyanti (28), Mataram

JAWAB :
Hidung mengeluarkan darah/mimisan dapat disebabkan oleh berbagai hal, diantaranya trauma di daerah hidung, faktor pembuluh darah halus di dalam rongga hidung yang terlalu tipis, namun dapat pula sebagai salah satu  tanda dari kelainan hematologi/darah atau keganasan darah.

Kondisi mimisan ini juga dapat dijumpai pada beberapa anak sehat. Biasanya karena faktor tipisnya pembuluh darah halus di rongga hidungnya yang akan pecah spontan terutama saat terkena trauma tumpul, suhu tubuh meningkat/demam, sedang pilek, atau setelah aktifitas fisik. Terlebih bila dalam keluarga ada yang menderita kondisi yang sama.
Selama mimisannya cepat berhenti, tidak disertai pembesaran liver atau limpanya, tidak ada demam yang lama (lebih dari seminggu), biasanya kondisi ini tidak ada apa-apa.
 
Nice Blog : Creating Website | Template | Mas boim Template
Copyright © 2013. MAS BOIM - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger