Latest post
Tampilkan postingan dengan label rokok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rokok. Tampilkan semua postingan

Bahaya Asap Rokok bagi Kesehatan Paru-paru

bahaya asap rokok, dampakk merokok untuk kesehatan paru paru, apakah merokok bahaya?

Merokok merupakan kebiasaan buruk yang dapat mempengaruhi kesehatan. Kebiasaan merokok telah terbukti dapat menyebabkan penyakit berbahaya. Walau pun begitu, masih banyak orang yang melakukan kebiasaan merokok. Bukan dewasa saja, tetapi remaja yang masih bersekolah juga banyak yang merokok. Dampak buruk merokok bukan hanya pada perokok saja, namun juga berdampak buruk bagi orang yang berada di sekitar orang yang sedang merokok.

Asap rokok yang dihirup oleh perokok memiliki kandungan partikel dan gas. Partikel pada asap rokok terdiri dari tar, nikotin, fenol, kadmium dan benzopiren. Sedangkan gas pada asap rokok terdiri dari amonia, karbon monoksida (CO), karbon dioksida, senyawa hidrokarbon, hidrogen sianida dan oksida nitrogen.

Asap rokok terdiri dari asap utama dan asam samping. Asap utama adalah asap rokok yang dihirup langsung oleh perokok, sedangkan asam samping adalah asap rokok yang menyebar ke udara bebas. Asap yang menyebar tersebut dapat dihirup oleh orang lain. Orang yang menghirup asap rokok di udara bebas disebut perokok pasif.

Asap rokok mempunyai kandungan hingga mencapai 4.000 bahan kimia, diantaranya yang bersifat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker) mencapai 40 jenis bahan kimia. Kandungan bahan kimia tersebut lebih banyak pada asap rokok yang dibebaskan ke udara dan dapat bertahan hingga beberapa jam dalam ruangan walau pun perokok telah mematikan rokoknya.

Merokok dapat mengakibatkan berubahnya fungsi dan struktur jaringan paru-paru dan saluran pernapasan. Merokok dapat meningkatkan jumlah sel yang mengalami peradangan dan kerusakan alveoli pada jaringan paru-paru. Merokok dapat menyebabkan peradangan ringan hingga terjadinya penyempitan pada saluran pernapasan kecil sebagai akibat dari meningkatnya jumlah sel dan penumpukan lendir.

Dengan adanya perubahan struktur paru-paru, fungsi paru-paru pada perokok dapat berubah. Berubahnya struktur paru-paru merupakan penyebab POPM (Penyakit Obstruksi Paru-paru Menahun), seperti asma, bronkitis kronis dan pembengkakan (emfisema) pada paru-paru.

Bahaya lain dari merokok adalah dapat menyebabkan penyakit kanker paru-paru. Kandungan partikel karsinogenik yang terdapat dalam rokok dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kanker paru-paru. Perokok lebih berisiko terkena penyakit kanker paru-paru 10 hingga 30 kali lipat.

Itulah bahaya merokok terhadap kesehatan paru-paru. Itu baru paru-paru saja, masih ada berbagai dampak buruk merokok, seperti jantung koroner dan stroke.

Bahaya Perokok Pasif dan Perokok Aktif

Merokok merupakan penyebab berbagai macam penyakit berbahaya yang mematikan. Pengguna rokok bukan hanya orang dewasa saja, tetapi sudah merambah ke remaja hingga anak kecil.

Merokok bukan hanya meningkatkan risiko terhadap penyakit paru-paru saja, tetapi juga dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kanker paru-paru, emphysema, stroke, kanker mulut dan penyakit jantung. Dengan berbagai dampak buruk kesehatan, menghisap rokok bukanlah aktivitas yang baik, bak bagi diri sendiri, maupun orang lain.

akibat merokok, bahaya perokok pasif
Merokok memiliki banyak dampak buruk bagi kesehatan. Merokok dapat merusak sistem kardiovaskular, meningkatkan denyut jantung, menyebabkan tekanan darah tinggi, meningkatkan risiko stroke, merusak pembuluh darah, mengurangi aliran darah ke jantung dan mengurangi jumlah oksigen yang masuk ke jaringan tubuh.

Merokok bukan hanya merugikan bagi yang orang merokok saja, tetapi juga orang yang di sekitarnya. Orang yang bukan perokok yang di sekitar orang merokok dapat menghirup asap rokok. Orang seperti ini disebut dengan perokok pasif atau perokok sekunder.

Risiko perokok pasif lebih tinggi pada perempuan, anak-anak dan bayi. Asap rokok yang terhisap oleh anak-anak dan bayi dapat menyebabkan asma, infeksi telinga, bahkan bayi yang menjadi perokok pasif dapat mengalami sindrom kematian bayi.

Perokok pasif dapat mengalami gejala seperti pembentukan lendir yang berlebihan pada saluran napas, batuk, iritasi paru-paru, nyeri dada dan ada rasa tidak nyaman di dada. Perokok pasif juga bisa merasa iritasi pada hidung, mata dan tenggorokan. Bila perokok pasif mengalami nyeri dada, hal tersebut bisa dijadikan indikator bahwa seseorang terkena penyakit jantung.

Pada perokok aktif, merokok dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, tekanan darah tinggi dan diabetes. Selain menurunkan risiko terkena serangan jantung, menghentikan kebiasaan merokok juga dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung koroner. Menghentikan kebiasaan merokok perlu upaya fisik dan mental. Perokok harus memahami bahaya dari merokok.

Jadi, dengan berbagai dampak buruk kesehatan, merokok bukanlah merupakan kebiasaan yang baik dan merupakan kebiasaan yang harus dihindari. Adalah langkah yang baik untuk meninggalkan kebiasaan merokok.
 
Nice Blog : Creating Website | Template | Mas boim Template
Copyright © 2013. MAS BOIM - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger